rabbit town bandung

Pengalaman Wisata ke Rabbit Town Saat Main di Bandung

Pengalaman wisata ke Rabbit Town – Seperti weekend kemarin, saya dan suami menjadikan Bandung sebagai destinasi liburan. Bandung menjadi pilihan kami karena cukup dekat untuk dijangkau dari Jakarta. Terlebih anak-anak kami masih kecil-kecil sehingga saya masih merasa sangat kerepotan kalau harus traveling jauh-jauh.

Kalau dulu mau pergi tidak pernah mikirin gimana kondisi kota atau tempatnya, tapi kalau sekarang kami lebih selektif pilih destinasi yang baik untuk kedua buah hati kami tersayang. Akhirnya kami pilih ‘Rabbit Town’ yang tidak terlalu jauh dari rumah yakni di kota Bandung. Awalnya direkomendasiin sama teman yang pernah ke situ. Tapi terus browsing-browsing, buka-buka instagram ternyata memang merupakan tempat yang asyik buat menghabiskan waktu sama keluarga.

Destinasi Wisata Selfie Terbaru Rabbit Town di Bandung

Rabbit Town sendiri mengusung konsep unik dengan berbagai spot menarik banget buat foto. Saat ini berfoto di tempat-tempat yang sedang hits menjadi style tersendiri. Saya dan keluarga sampai juga di Rabbit Town. Dari luar saja konsep bangunannya memang sudah sangat menarik. Kedua buah hati saya pun langsung excited dan buru-buru pengen masuk.

Tema kelinci memang diangkat sebagai konsep utama dalam sektor dekorasi dan juga berbagai wahananya. Kami langsung disuguhi dengan berbagai patung kelinci hingga yang masih hidup. Terdapat banyak sekali spesies kelinci di sana. Bahkan saya membeli sepasang kelinci lucu. Disediakan Rabbit Villa karena menyediakan berbagai jenis dan spesies kelinci yang bisa dibawa pulang dengan membelinya.

Harga Tiket Masuk Rabbit Town dan Wahananya

Rabbit Town berlokasi di Jalan Rancabentang Nomor 30, Ciumbuleuit, Bandung. Ternyata tempat wisata asyik ini baru dibuka awal tahun kemarin. Tiket masuk yang harus dibayarkan adalah 25 ribu per orang dan biaya untuk menikmati masing-masing wahana dikenakan 10 sampai 15 ribu untuk setiap wahana.

Setelah menikmati Rabbit Villa, kami langsung ke berbagai zona binatang lainnya. tempat ini benar-benar tempat yang sangat educated buah buah hati kami. Di sana, mereka bisa mengenal, berinteraksi hingga belajar memberi makanan berbagai hewan. Terdapat wahana Monkey Groove, Dove Garden, Koi Feeding dan Bambi Love.

Yang lebih seru, kami bisa menikmati wisata fauna di area indoor. Tidak panas kaya kebun binatang. Satu lagi, di setiap zona hewan yang saya sebutkan di atas dilengkapi dengan loket yang menyediakan makanan buat hewan-hewan tersebut. Karena anak-anak saya seneng banget memberi makanan hewan-hewan tersebut jadi hampir di setiap loket saya beli makanan hewannya. Jangan takut ya, hewan-hewan yang berada di sana tidak membahayakan. Di masing-masing areanya juga sudah dijaga oleh petugas. Jadi, tidak perlu khawatir karena semuanya aman.

Setelah puas mengitari wahana-wahana hewan, kami bergegas ke Museum of Ice Cream. Dari Namanya saja sudah kebayang kan gimana serunya. Lihat penampakannya dari luar saja mereka sudah jingkrak-jingkrak seneng. Museum ini berada di lantai atas. Namanya juga Museum of Ice Cream, waktu masuk aja sudah disuguhi dengan berbagai ornamen dan hiasan cantik yang semuanya berbau ice cream, yang langsung memantik perhatian saya adalah lampu-lampu hias yang unik dan lucu berbentuk ice cone. Ada banyak banget spot yang bisa digunakan untuk berswafoto. Ada juga spot dinding dengan konsep pisang warna warni yang sangat unik dan lucu.

Di museum ini juga disediakan arena bermain anak yang cukup luas. Sebelum saya umbar anak saya buat bermain, kami sempat menikmati berbagai ice cream dengan varian rasa. Bahkan terdapat pula es lilin yang tergolong ke dalam jajanan tradisional khas Jawa Barat.

Setelah anak-anak puas bermain, kami pun langsung menuju ke sticker room. Ruangan ini memiliki konsep serba putih yang minimalis dengan beragam stiker sebagai hiasannya. Terdapat polar-pilar tinggi yang mengalikasikan desain bangunan ala Eropa yang terletak di teras belakang. Tak mau ketinggalan kami berfoto ria di spot ini.

Setelah lelah bermain dan berfoto ria, kami langsung menuju foodcourt untuk melahap berbagai hidangan lezat. Sistem pembayarannya unik banget karena menggunakan e-card yang bisa diperoleh di loket pembelian. Tak ketinggalan, sebelum pulang kami membeli beberapa camilan dan kaos untuk oleh-oleh. Itulah pengalaman wisata ke Rabbit Town selama sehari yang sangat menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *